Kau menjelma pesan rahasia di balik layar telepon genggam
berbaris rapat sembunyikan makna di baliknya
titik dan koma seolah sepakat bersembunyi
dari pesan yang tersirat tanpa jeda
.
Pesan pertama tak terungkap
kau datang kembali dengan pesan kedua
kali ini bukan aksara yang berlaga
melainkan goresan hitam
begitu pekat dan nyata
seperti jelaga di siang bolong
Lagi-lagi aku terbungkam
dalam jeruji teka-teki di balik layar
.
Pesan terakhir bertandang
"Akan kujawab nanti, kala jarak menyerah"
Lihat, orang yang dilanda rindu gemar sekali sembunyi dalam kerumitan
.
.
Yogyakarta, 27 April 2016
*noh dhe udah gue bikin yaaa :p*
Menuju pagi pandangan kita saling berbincang, perihal renjana tersimpan di waktu panjang, juga tanya yang menggebu dalam dada, yang terus bertambah tanpa jeda. Ada ingin yang tak sempat terucap, bersama rindu yang lama mengendap, berpadu mengisi sudut-sudut jiwa, yang lagi-lagi runtuh dibabat kecewa. Bagaimana kupecahkan tanda tanya di balik sorot mata? sedang lidah sibuk menahan barisan kata, meredam debar yang semakin bising, bersama rasa ingin tahu yang tak juga menyingsing. Sudut kota, 2025
Comments
Post a Comment