Tiba - tiba aku ingin kembali ke masa lampau. Masa di mana aku masih bertumbuh menuju kedewasaan. Masa di mana aku mengenakan putih biru dan putih abu - abu. Masa di mana tempat belajarku sekolah, bukan universitas. Masa di mana tanggung jawabku hanya belajar dan bermain. Belajar dan mengerjakan tugas tanpa perlu memikirkan perkara absensi. Masa di mana satu meja di kelas diperuntukkan untuk 2 siswa. Masa di mana aku sering tidur di kelas. Masa di mana bertambahnya umur merupakan simbol kedewasaan, bukan simbol pertambahan tugas. Masa di mana aku bebas bermimpi dan menyusun harapan - harapan untuk masa depan. Masa di mana jika ulang tahun yang didoakan cepat memiliki kekasih, bukan cepat naik pelaminan. Masa di mana jika lapar tinggal ke meja makan, bukan sibuk mencari ke warung makan. Masa di mana beribadah bersama keluarga adalah suatu hal yang biasa, bukan suatu yang istemewa seperti saat ini. Masa di mana adu pendapat dengan anggota keluarga merupakan hal yang menyebalkan, dan menj...
hidup ini seperti kopi, pahit-manis panas-dingin semua teraduk dalam sebuah cangkir. jika kopi tersebut tumpah pilihanmu hanya 2 : meratapi tumpahan tersebut atau membuat kopi yang baru :)