Hari ini aku meminjam rupa seseorang
untuk menjadikan rindu samar
kendati dalam dada ia setia berdebar
merajam rungu sisakan nanar
.
Sebab melipat jarak sedikit demi sedikit terlalu lancang untuk kuajukan
jadi biar saja kusimpan rapat-rapat dalam dada hingga nanti ia lenyap entah ke mana
atau aku yang melupa di mana tepatnya rindu kuletak
.
Kepadamu waktu, sudikah kau menjawab segala teka-teki rasa?
.
Yogyakarta, 24 April 2016
Menuju pagi pandangan kita saling berbincang, perihal renjana tersimpan di waktu panjang, juga tanya yang menggebu dalam dada, yang terus bertambah tanpa jeda. Ada ingin yang tak sempat terucap, bersama rindu yang lama mengendap, berpadu mengisi sudut-sudut jiwa, yang lagi-lagi runtuh dibabat kecewa. Bagaimana kupecahkan tanda tanya di balik sorot mata? sedang lidah sibuk menahan barisan kata, meredam debar yang semakin bising, bersama rasa ingin tahu yang tak juga menyingsing. Sudut kota, 2025
Comments
Post a Comment