Yogyakarta, 15 April 2016
.
Namanya cici, pemilik rambut legam bergelombang. Cici senang merangkai isi kepalanya menjadi larik-larik puisi, kemudian disebarkan di beranda facebook.
Matanya yang sendu menyimpan tanda tanya tentang kemisteriusannya.
Rupa kita mirip :D
Hanya saja mata saya tidak sendu seperti Cici, dan hidung saya lebih pemalu dibanding Cici.
Itu sekilas tentang Cici, salam dari Kota Istimewa :p
Menuju pagi pandangan kita saling berbincang, perihal renjana tersimpan di waktu panjang, juga tanya yang menggebu dalam dada, yang terus bertambah tanpa jeda. Ada ingin yang tak sempat terucap, bersama rindu yang lama mengendap, berpadu mengisi sudut-sudut jiwa, yang lagi-lagi runtuh dibabat kecewa. Bagaimana kupecahkan tanda tanya di balik sorot mata? sedang lidah sibuk menahan barisan kata, meredam debar yang semakin bising, bersama rasa ingin tahu yang tak juga menyingsing. Sudut kota, 2025
Comments
Post a Comment