Aksara merebah pada
secarik hampa
Tentang sebongkah
renjana tanpa nama
Entah untuk siapa dan
mengapa
.
Diam-diam rahim imaji
kontraksi
Hingga lahir larik-larik
di ujung pena
Berbaris dengan rupa
tanpa dosa
.
Mereka bilang ini puisi
Isyarat renjana tak
bersuara
Kataku ini anak-anak
imaji
Hasil bersetubuh dengan rindu
silam
.
Yogyakarta, 21 Maret
2016
Comments
Post a Comment