Lembar baru tiba tepat di pergantian hari
putih, bersih, tanpa noda
aku bahagia
pikirku bisa kuisi sesuka hati
menulis sana-sini
melukis di sudut-sudut
atau menghapus yang tak berkenan
putih, bersih, tanpa noda
aku bahagia
pikirku bisa kuisi sesuka hati
menulis sana-sini
melukis di sudut-sudut
atau menghapus yang tak berkenan
"Tunggu," tiba-tiba Tuhan berbisik di sudut hati
"Ada apa Tuhan?"
"Isilah lembaran itu menurut kehendakKu, bukan kehendakmu. Datanglah kepadaKu setelah habis satu kabisat, Aku akan meminta pertanggungjawabanmu atas semua yang kau buat di atas kertas ini"
Semenjak hari itu mereka menyebutku si pemilih
padahal aku hanya berhati-hati
perihal mengisi lembar baru
Yogyakarta, 6 Mei 2016
Comments
Post a Comment