Tuan datang
dengan bara api dalam mata
memantik detak dalam dada
yang nyaris retak dihantam musim dingin
.
Hangat merengkuh dinding sanubari
melahirkan anak-anak tanya dari rahim penantian
entah siapa yang membuahinya
Mungkin senyummu
atau waktu yang berhenti di kala aku terpenjara debarmu
.
Ah ... tuan
harus bagaimana biar aku tak terbakar ragu
sedang dalam pejammu aku tak pernah jadi bayang
aku menjelma tanya
perlahan memadamkan api di matamu
.
Yogyakarta, 27 Mei 2016
Kepada sang penggerak kala, izinkan aku memahami teka-teki rasa, perlahan menapaki dinding sanubari, melewati celah di antara dua anak manusia Bagaimana terjemahan "cinta", sedang aku terus mencari "kita", sibuk berlari dari pelukan dia, dan berhenti di dekapan kekasih lainnya, yang lagi-lagi dibawa lari semesta Sanggupkah aku melawan waktu? sedang aku terus diam dalam rangkulan ragu menanti tepat yang tak kunjung berlaku Tangerang, 30 Maret 2025 terinspirasi dari film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu Ost. Cinta Tak Pernah Tepat Waktu | Aina Abdul ft Fabio Asher
Comments
Post a Comment