Sepotong rasa kini latah
Pemiliknya pun entah
Mungkin asyik berkelana
Dalam malam-malam tanpa warna
.
Nyatanya dia meredam gebu
Dalam labirin abu-abu
Putar balik dia enggan
Jika laju akankah aman?
.
Lautan terka tak bergaram
Mungkin dia akan karam
Sambil menyimpan satu tanya
Dapatkah semua tetap dalam genggamnya?
.
.
Yogyakarta, 22 Februari 2016
Menuju pagi pandangan kita saling berbincang, perihal renjana tersimpan di waktu panjang, juga tanya yang menggebu dalam dada, yang terus bertambah tanpa jeda. Ada ingin yang tak sempat terucap, bersama rindu yang lama mengendap, berpadu mengisi sudut-sudut jiwa, yang lagi-lagi runtuh dibabat kecewa. Bagaimana kupecahkan tanda tanya di balik sorot mata? sedang lidah sibuk menahan barisan kata, meredam debar yang semakin bising, bersama rasa ingin tahu yang tak juga menyingsing. Sudut kota, 2025
Comments
Post a Comment