Syaratku mati
Terkubur dalam denyut nadi
Biar reinkarnsi jadi api
Yang memantik rupamu dalam sanubari
Benakku tinggi
Rangkul rembulan tak bertubuh
Hanya janji terpatri
Tetap cahayanya bukan hanya milikku
Kau lempar waktu jauh-jauh
Agar waktu kita tak tersentuh
Tiada setitik luh
Kendati kuingin mengaduh
Waktu berubah
Detik mengubah
Manis selimut rubah
Candu bibir membentuk bah
Retak sudah
Timbulkan celah
Lalu kau rajam panah
Harap hatiku enyah
Ujung berpasrah
Derap senja serah
Inginmu bukan mauku
Maumu tak untukku
Kau tarik garis akhir
Hingga lahir sebuah spasi
Entah apa mau sang takdir
Aku undur diri
Yogyakarta-Boyolali, 6 Januari 2015
Kolaborasi puisi antara Angelina Maria Meo & Syarief Basoeki Effendi
.
.
.
*Terinspirasi dari lagu Yovie&Nuno - Tanpa Cinta
Terkubur dalam denyut nadi
Biar reinkarnsi jadi api
Yang memantik rupamu dalam sanubari
Benakku tinggi
Rangkul rembulan tak bertubuh
Hanya janji terpatri
Tetap cahayanya bukan hanya milikku
Kau lempar waktu jauh-jauh
Agar waktu kita tak tersentuh
Tiada setitik luh
Kendati kuingin mengaduh
Waktu berubah
Detik mengubah
Manis selimut rubah
Candu bibir membentuk bah
Retak sudah
Timbulkan celah
Lalu kau rajam panah
Harap hatiku enyah
Ujung berpasrah
Derap senja serah
Inginmu bukan mauku
Maumu tak untukku
Kau tarik garis akhir
Hingga lahir sebuah spasi
Entah apa mau sang takdir
Aku undur diri
Yogyakarta-Boyolali, 6 Januari 2015
Kolaborasi puisi antara Angelina Maria Meo & Syarief Basoeki Effendi
.
.
.
*Terinspirasi dari lagu Yovie&Nuno - Tanpa Cinta
Comments
Post a Comment