Berselubung sepotong kain tak layak
Menari-nari gincu pijaki bibir
Surai hitam turut serta naungi elok rupa
Tiada ragu kulangkahi hening dalam gelap
Lirikan maut, memantik kobar asmara
Yang berakhir di sudut remang-remang
Setumpuk rupiah tergenggam, transaksi usai!
Kulumat senyuman getir dalam diam
Mengutuk goresan cerita nan malang
Ahh.. nuraniku redup sudah
Terpaku dalam kejinya jeruji realita
Urusan perut enggan tuk menunda
Kurebahkan raga pada jejak-jejak waktu
Hingga jantung malam tak lagi berdetak
Berharap lepas dari lembah nista
Yogyakarta, 13 Oktober 2015
Comments
Post a Comment