Terima kasih patut kuucapkan pada teknologi yang berjasa dalam menyimpan cerita kita. Beberapa waktu lalu, tawa kalianlah yang mengisi hariku, jua tangis kalianlah yang mengusik kalbuku.
saat itu kita berlomba menggantung angan di ujung doa. Berharap jemari takdir menggenapi segalanya.
Rotasi waktu terlalu kejam menghentikan semua. Realita memaksa kita menuruti kata hati masing-masing. Langkah kaki teriring bersama janji untuk kembali. Sedang hati terus menghitung pergantian hari, hingga kita diizinkan bersua lagi.
Jogja, 21 November 2015

Comments
Post a Comment