Aku dan kamu penghamba pangestu
Dalam dinasti keangkuhan era baru
Terpenjara dalam jeruji tanda tanya
Menelusuri jawaban berakhir koma
Setelah jauh aku kau berjalan
Menelusuri panasnya aspal realita
Menantang derasnya hujan caci maki
Demi menjaga sepotong janji
Pada akhir yang mereka sebut bahagia
Namun apalah dayaku
Saat kau mengangguk patuh
Pada titah kejam sang ratu
Untuk mematikan cintaku
Dan membuang bangkainya
Di sudut masa lalu
Biarlah
Aku melambung dalam khayalmu
Memaku manisnya cerita di sudut bisu
Suatu waktu jika kau rindu
Bukalah
Memori usangmu
Sebab aku selalu ada
Dalam ingatanmu
Yogyakarta, 27 November 2015
Comments
Post a Comment