Dalam lipatan payung tersimpan nasib Lalu kugadai di ujung rupiah Kendati gigil terus menyetubuhi tanpa jeda Tak sekalipun kulayangkan gugat Sebab aku telah berserah dalam dekapnya Tuhan, hukumlah langit sekali lagi Dengan cambukMu nan menggelegar Hingga rebas tangisnya Sebab rupiah dalam saku belum cukup Untuk menebus nyeri di lambung Tangerang, 31 Januari 2016
hidup ini seperti kopi, pahit-manis panas-dingin semua teraduk dalam sebuah cangkir. jika kopi tersebut tumpah pilihanmu hanya 2 : meratapi tumpahan tersebut atau membuat kopi yang baru :)