Tetiba cahaya yang sangat kuat merajam tubuhku. Mengulitiku
habis – habisan hingga ke kelopak mata.Meluncurkan sinar yang kuat tepat di
alam bawah sadarku. Aku pun terbangun. Ternyata sudah siang.
Menuju pagi pandangan kita saling berbincang, perihal renjana tersimpan di waktu panjang, juga tanya yang menggebu dalam dada, yang terus bertambah tanpa jeda. Ada ingin yang tak sempat terucap, bersama rindu yang lama mengendap, berpadu mengisi sudut-sudut jiwa, yang lagi-lagi runtuh dibabat kecewa. Bagaimana kupecahkan tanda tanya di balik sorot mata? sedang lidah sibuk menahan barisan kata, meredam debar yang semakin bising, bersama rasa ingin tahu yang tak juga menyingsing. Sudut kota, 2025
Comments
Post a Comment