Kanvas putih hidupku terbentang luas Menanti dijamah sejumput warna Perlahan kalian hinggap Tanpa permisi Mewarnai Hariku Dihapusnya hitam Ketika malang menjemput Digoresnya semburat orange biru Pertanda terbitnya sebentuk asa baru Kenangan kita curahkan hujan rindu Genangi daratan dengan nelangsa Semangat kian tandus Ingin segera Bertemu Waktu Entah kapan Izinkan kita bergandengan Warnai kanvas putih kembali Sajak ini teruntai untukmu, kawan -angelinaamm-
hidup ini seperti kopi, pahit-manis panas-dingin semua teraduk dalam sebuah cangkir. jika kopi tersebut tumpah pilihanmu hanya 2 : meratapi tumpahan tersebut atau membuat kopi yang baru :)