Sembilan puluh sembilan malam sejak purnama terakhir retak di sudut bibirmu
masih kusimpan sisa-sisa perbincangan di saku kanan
"putar balik", rambu yang selalu ketemui di setiap persimpangan
kubuang sedikit waktu membuka kembali saku kanan
masih di situ, definisi jalan terus
masih kusimpan sisa-sisa perbincangan di saku kanan
"putar balik", rambu yang selalu ketemui di setiap persimpangan
kubuang sedikit waktu membuka kembali saku kanan
masih di situ, definisi jalan terus
Sudah malam ke seratus
tiba-tiba kau ajak bertukar kalimat, meluruskan yang terlalu berliku
lagi-lagi kubuka saku kanan, kubaca ratusan kali hingga ramai isi kepala
membungkam aksara-aksara yang baru saja kubariskan
tiba-tiba kau ajak bertukar kalimat, meluruskan yang terlalu berliku
lagi-lagi kubuka saku kanan, kubaca ratusan kali hingga ramai isi kepala
membungkam aksara-aksara yang baru saja kubariskan
"Enyahlah," kata terpilih setelah berkutat dengan menit-menit seleksi
Tangerang, 16 November 2017
Kau bilang, "kau harus bisa seperti aku, yang sudah biarlah sudah"
Comments
Post a Comment