Habis sudah tiga puluh satu ditelan masa
menggantungkan cerita di sudut kenang
ada jeda yang belum usai
ada juga awal dan akhir dalam satu penanggalan
Mei kemarin bercerita
tentang pahit-manis yang tak sempat dicecap lidah
atau pedas di sudut bibir
namun menggoda hati untuk meminta lebih
Mei juga bercerita
sepotong kalimat yang kau biarkan tetap sepotong
enggan kau beri tanda baca
atau kau lanjutkan dengan barisan kata
Mei telah memilih mundur
bukan habis alasan untuk melangkah
namun retak sudah batas waktu
menenggelamkan Mei kelabu
Yogyakarta, 5 Juni 2016
menggantungkan cerita di sudut kenang
ada jeda yang belum usai
ada juga awal dan akhir dalam satu penanggalan
Mei kemarin bercerita
tentang pahit-manis yang tak sempat dicecap lidah
atau pedas di sudut bibir
namun menggoda hati untuk meminta lebih
Mei juga bercerita
sepotong kalimat yang kau biarkan tetap sepotong
enggan kau beri tanda baca
atau kau lanjutkan dengan barisan kata
Mei telah memilih mundur
bukan habis alasan untuk melangkah
namun retak sudah batas waktu
menenggelamkan Mei kelabu
Yogyakarta, 5 Juni 2016
Comments
Post a Comment