Jemari kita bertautan menyusupkan rasa hangat
Hembusan nafasmu terasa menenangkan
Detak jantungmu merdu di telingaku
Pelukmu menawarkan sejuta kenyamanan untuk pulang
Aroma tubuhmu menciptakan candu untuk tinggal
Dalam pekat malam hanya ada kau dan aku
Tapi tunggu
Mengapa seberkas sinar mulai mengintip
Mengapa seruan nyaring mulai terdengar
Mengapa ada yang menyebut namaku
Oh tidak
Jangan katakan itu
Aku benci hal ini
Haruskah secepat ini?
Pulanglah sayang, pulanglah hari sudah berganti
Dia menunggumu di sana
Memastikan miliknya ada saat dia membuka mata
Pulanglah sayang, malam kita usai sudah
Datanglah lagi malam nanti
Datanglah lagi malam nanti
Di mana aku dapat mendekapmu dalam mimpi
-angelinaamm-
Comments
Post a Comment