Kepada kamu yang baru menginjak dua puluh tiga Selamat datang, di masa orang lebih peduli akan kekasihmu dibanding kamu, di masa segala perkara dijadikan perlombaan, dan di masa topengmu harus kau bawa ke manapun kau melangkah . Terima kasih atas kesediaan bertukar manis-pahit juga sayang-benci dan benar-salah dalam waktu yang tidak lama . Terima kasih telah turut mengubur rahasia bersama hingga hanya dua di antara kita yang tau, bagaimana satu cerita sanggup memiliki beberapa judul . Semoga setelah melepas dua puluh dua, lepas juga segala takut yang membelenggu dan ragu yang menahan kedua kaki . Kelak nanti setelah satu masehi habis, tak kujumpai lagi kau di simpang jalan, bimbang menentukan arah . Selamat ulang tahun . Samarinda, 19 Juli 2018
hidup ini seperti kopi, pahit-manis panas-dingin semua teraduk dalam sebuah cangkir. jika kopi tersebut tumpah pilihanmu hanya 2 : meratapi tumpahan tersebut atau membuat kopi yang baru :)