Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2017

Jarak

Jarak kita bukan perkara realisasi peta melainkan hening di muka pintu meruntuhkan aku yang masih mencari di mana khilaf kuletak kemarin sore mungkin sembunyi di balik kata-kata atau di sela-sela napasmu yang belum sempat kau tukar denganku Jarak begitu ajaib sanggup membangun ruang dalam ruang Yogyakarta, 28 April 2017

Mata Terjaga

Subuh merapat tepat di sela jari-jari kaki pejamku masih bersyarat hingga terjaga lagi dan lagi Hampir pukul empat kantuk tak jua menjerat isi kepala masih lari-lari bagaimana kalau nanti tak begini? Dalam barisan waktu telah kuletakkan sepakat menunggu restu pemantik segala hasrat Jika boleh kuingini jangan ada api atau kerikil sebelum menggenggam hasil Yogyakarta, 10 April 2017 -edisi galauin kuesioner yg dari tanggal 10 maret ga balik2 :')-

Lenyap

Aku memungut kembali kepingan waktu di belakang menyimpan dalam diam hitam yang melekat barangkali esok pudar menjelma abu atau bahkan jadi putih kendati jauh dari mungkin . Masih terselip dalam renggang jemari debu-debu sisa laku tanpa restu memburamkan kornea dari salah- benar selama dunia berkata "ya", maka mengapa "tidak"? . Jadi harus di mana kubasuh nelangsa yang menetap? ingin menyapa, terlalu hina angkara meminjam rupa pun tiada guna sebab bagiMu, tiada rahasia menjembatani . Maka izinkan aku lenyap ke sekian kalinya berhenti di nomor sepuluh mengusap wajahMu dalam kamar pengakuan kembali melafalkan "Aku Percaya" . Yogyakarta, 6 April 2017