Skip to main content

Posts

Showing posts from 2021

Hari Keempat di Desember

Desember baru menginjak empat hari, namun kembang api dalam dada anak-anak manusia telah mengangkasa, setelah sekian masa diredam rasa ingin tahu, bagaimana jika kita coba terlebih dulu? Pekan pertama masih belum tamat, sedang dalam kepala sibuk harap-harap cemas, apakah hari ini akan berjalan tanpa hambatan, bagaimana dengan debar-debar yang tidak mau berhenti, ingin melangkah ke kanan, malah berakhir di kiri. Rasanya ingin sekali mengutuk waktu,  bertanya-tanya mengapa begitu cepat berlalu, sedang kita masih sibuk menerka teka-teki, bagaimana hati bisa jatuh tanpa permisi? Tangerang, 9 Desember 2021

Pesan untuk Grace

Halo kamu, selamat mengulang kembali tanggal 28, selamat mengumpulkan setumpuk doa dan segudang tanya dari kiri-kanan, semangat memilah dan memilih harap-harap mana yang ingin diaminkan. Terima kasih untuk tahun-tahun berjalan dan tetap menjadi sosok yang sama, semoga datang kembali masanya kita mengulang keanehan-keanehan yang dulu mempertemukan kita. Selamat ulang tahun, Grace. Tangerang, 5 November 2021

Bising

Aku ingin sembunyi dari bising,  mendekap sepi tanpa "mengapa-karena", menyusun dinding dari segala dering, jauh-jauh dari sekumpulan "jika-maka"   Lama sudah kucari-cari hening,  dalam setiap putaran jarum jam,  di sudut-sudut cerita yang kelam, juga dalam diam yang paling,  tetap saja sunyi masih terasa asing  Barangkali lebih mudah jika sebentar menyingsing,  dari halaman baris waktu,  juga percakapan-percakapan tidak penting,  pada muka layar sentuh. Tangerang, 8 September 2021

Kita dan Pernah

Kita pernah terjebak dalam cerita menggebu, saling merangkai kata sepanjang waktu, merakit dunia sendiri tanpa ragu Setiap tawa yang kau lempar, jatuh pada rasa penasaranku yang lapar, juga pendar dalam matamu, dulu sanggup memaksa aku tetap di situ Barangkali kita hanya sekumpulan ingin tahu, menerka bagaimana caranya berlabuh,  pada arah yang bukan satu Jadi, biar jarak saja mengambil alih sebagai akhir, sebab aku dan kamu, tidak akan pernah memiliki judul. Tangerang, 14 April 2021  

Menunggu

Enam puluh menit menuju padam, rasanya seperti menonton siput berjalan, sedang kiri kanan terlanjur tenggelam, menekuni jarum jam yang berdetak pelan Bagaimana supaya bosan lenyap, perkara A sampai Z sudah habis dilafalkan, masing-masing kini menyimpan senyap, menatap layar besar dan kecil bergantian Jika tiga puluh menit baru saja tamat dalam barisan kata-kata, maka tiga puluh menit berikutnya lekas kita habiskan dengan berbicara Tangerang, 24 Februari 2021